Minggu, 21 Mei 2017

sejarah Ludwig van beethoven

Ludwig van Beethoven 


Ludwig van Beethoven
Lukisan oleh Joseph Karl Stieler, 1820
Lukisan Beethoven oleh Joseph Karl Stieler pada tahun 1820
Lahir Bonn, Elektorat Cologne
Pembaptisan 17 Desember 1770
Meninggal 26 Maret 1827 (umur 56)
Wina, Kekaisaran Austria
Pekerjaan Komposer dan pianis
Tanda tangan
Beethoven Signature.svg
 adalah seorang komponis musik klasik dari Jerman. Karyanya yang terkenal adalah simfoni ke-lima dan ke-sembilan, dan juga lagu piano Für Elise. Ia dipandang sebagai salah satu komponis yang terbesar dan merupakan tokoh penting dalam masa peralihan antara Zaman Klasik dan Zaman Romantik. Semasa muda, ia adalah pianis yang berbakat, populer di antara orang-orang penting dan kaya di Wina, Austria, tempatnya tinggal. Namun, pada tahun 1801, ia mulai kehilangan pendengarannya.
Ketuliannya semakin parah dan pada 1817 ia menjadi tuli sepenuhnya. Meskipun ia tak lagi bisa bermain dalam konser, ia terus mencipta musik, dan pada masa ini mencipta sebagian karya-karyanya yang terbesar. Ia menjalani sisa hidupnya di Wina dan tak pernah menikah.

Awal karier

Pada awal kariernya di Wina, Beethoven masih mendapat gaji dari Pangeran Franz, selain itu ia juga dibantu oleh beberapa bangsawan yang mendukungnya, antara lain Pangeran Carl von Lichnowsky. Beethoven mendedikasikan kepadanya salah satu sonata pianonya yang paling terkenal, Sonata in C Minor ‘Pathetique’, Op. 13. Masa awal Wina merupakan masa yang cukup produktif bagi Beethoven. Komposisi-komposisi yang ia gubah antara lain simfoni no. 1 dan 2, lima sonata piano termasuk ‘Moonlight’ sonata dan ‘Pastorale’ sonata, sonata biola keempat dan kelima (Op. 23 dan Op. 24), variasi cello pada Bei Mannern, welche Liebe fuhle milik Mozart, Quintet Op. 18, Septet in Eb Major, Op. 20, dan Quintet, Op. 29. Beethoven tidak hanya populer sebagai pianis virtuoso namun juga sebagai komponis. Murid-muridnya kebanyakan berasal dari keluarga aristokrat.

Mulai periode kehilangan pendengaran

Pada pertengahan 1801, Beethoven menyadari bahwa daya pendengarannya mulai berkurang akibat otosklerosis. Sebuah surat yang ditemukan di sebuah rumah Beethoven di Heiligenstadt dekat Wina yang dikenal sebagai ‘Warisan Heiligenstadt’ berisikan betapa sedihnya Beethoven karena penyakit yang dialaminya. Kesedihannya memang wajar karena pada saat itu Beethoven sedang dalam puncak kariernya. Karena penyakit ini, Beethoven menjadi depresi dan dia menjadi semakin minder dalam pergaulan sosial. Salah satu alasan lain depresinya Beethoven adalah karena ia tak berhasil mendapatkan ‘teman hidup’. Banyak wanita bangsawan yang sering dicintainya namun umumnya cintanya bertepuk sebelah tangan.[butuh rujukan]

Lepas dari masa kemuraman

Pada tahun 1802, Beethoven keluar dari kemuramannya. Dia melanjutkan membuat komposisi. Pada tahun 1803 dia mementaskan Piano Concerto in Eb Major, Op. 37 dan tampil sebagai solois. Pada tahun yang sama Beethoven juga memainkan Violin Sonata Op. 47 miliknya dengan violinis virtuoso George Polgreen Bridgetower (1799-1860) dan mempersembahkan karya tersebut kepada Rudolph Kreutzer.

Symphony No. 3 Eroica

Pada tahun 1805 menggubah Symphony No. 3 in Eb ‘Eroica’, Op. 55. Menurut temannya, Ferdinand Ries, Beethoven merobek judul asli simfoni yang didekasikan untuk Napoleon Bonaparte itu. Beethoven sangat marah setelah tahu bahwa Napoleon mengumumkan dirinya menjadi kaisar Perancis. Beethoven mengubah judul simfoni asli ini, ‘Bonaparte’ dan menulis ‘Sinfonia Eroica…composta per festiggiare il sovvenire de un grand’ uomo’ yang berarti ‘Simfoni eroika, ditulis untuk mengenang seseorang yang agung’.
Tulisan ‘Sinfonia Grande intitolata Bonaparte del Sigre’ yang terdapat pada kopi manuskrip simfoni yang pertama dan kedua dihapus Beethoven secara paksa dan meninggalkan bekas lubang. Namun, kemarahan Beethoven hanya sebentar karena beberapa bulan setelah penobatan Napoleon, Beethoven mengirim surat pada Breitkopf & Härtel ‘titel simfoni itu sebenarnya Bonaparte’ dan pada tahun 1810 dia menulis bahwa ‘misa ini mungkin bisa juga didekasikan untuk Napoleon’. Simfoni tersebut dipentaskan di kediaman Pangeran Lobkowitz pada akhir tahun 1804.

Gaya komposisi baru

Dengan simfoni Eroica, Beethoven memperlihatkan sikap yang mau berjuang dari masa depresinya dan tak mau kalah oleh penyakit. Menurut Carl Czerny, muridnya, Beethoven mencoba gaya komposisi baru sewaktu mengerjakan tiga sonata piano, Op. 31. Hasilnya terlihat pada tiga sonata miliknya, Piano Sonata in C Major ‘Waldstein’, Op. 53, Piano Sonata in F Major, Op. 54, dan Piano Sonata in F Minor ‘Appasionata’, Op. 57. Tapi, Beethoven pernah mengomel pada Czerny bahwa dia agak kesal karena publik hanya menyukai ‘Moonlight’ sonata miliknya padahal dia bisa menciptakan lagu-lagu yang lebih bagus dari lagu itu.
Simfoni kelima Beethoven dianggap sebagai simfoni yang memulai gaya baru. Pada simfoni ini, terdapat tempo nada yang seperti mars. Hal ini tak pernah terjadi pada masa-masa sebelum Beethoven.

Pentas opera Fidelio

Pada tahun 1805, sebuah teater mementaskan opera milik Beethoven, Fidelio, yang memiliki judul asli Leonore. Namun, pementasan ini tak berhasil karena pada beberapa hari sebelumnya, Wina ditaklukkan oleh Napoleon. Fidelio direvisi oleh Beethoven dua kali, tahun 1806 dan 1814. Beethoven juga menciptakan empat overture untuk Fidelio yang diberi judul Overture Leonore no. 1, 2, dan 3. Overture ke-4 diberi nama Overture Fidelio.
Sesungguhnya Beethoven belum memiliki pendapatan tetap. Dia baru menerima honor setelah menyelesaikan pesanan musik atau ada karyanya yang diterbitkan. Pada 22 Desember 1808, Beethoven mengadakan konser untuk mencari dana di teater Wina. Konser ini menampilkan banyak karya Beethoven yang terbaru, antara lain Symphony No. 5 in C Minor, Op. 67 dan Symphony No. 6 in F Major, Op. 68, konserto piano no. 4, dan Fantasien, Op. 80. Konser ini belum diketahui kesuksesannya dari segi keuangan.

Ingin pindah dari Wina

Pada tahun 1808, Beethoven sesungguhnya ingin pindah dan bekerja pada Jerome Napoleon di Cassel dengan gaji 2400 gulden/tahun. Namun, teman-temannya dari kalangan bangsawannya, antara lain Pangeran Rudolph , Pangeran Lobkowitz, dan Kinsky meminta Beethoven untuk tetap tinggal dengan jaminan mereka akan membayar gaji Beethoven sebesar 4000 Gulden per tahun. Beethoven juga membuat komposisi Piano Concerto No. 5 in B Flat Major ‘Emperor’, Op. 73, yang didekasikan untuk Pangeran Rudolph dan String Quartet in E Flat Major, Op. 74. Pada tahun yang sama, Napoleon menduduki kembali kota Wina sehingga banyak bangsawan yang melarikan diri dari sana. Beethoven menciptakan Piano Sonata in Eb ‘Les adieux’, Op. 81a.

Krisis keuangan

Pada tahun 1811, Beethoven semakin depresi pada masa sulit ini. Terutama karena ia tak berhasil mendapat jodoh. Salah satu wanita yang ia pinang adalah Countess Therese Malfatti namun ia ditolak. Beethoven juga mengalami krisis keuangan karena terjadi penurunan mata uang kertas di Wina. Harga uang menjadi seperlima dari mata uang terbaru. Beethoven juga mengalami perselisihan dengan adiknya, Johann. Namun, Beethoven mulai mengerjakan Symphony No. 7 in A Major, Op. 92 dan selesai pada awal 1812.
Pada musim semi tahun 1812, Beethoven berkunjung ke spa di Teplitz dan bertemu dengan Johann Wolfgang von Goethe, salah satu orang yang paling ia kagumi semenjak masa kecilnya. Pada tanggal 8 Desember 1813, Beethoven membuat simfoni ‘perang’ berjudul Wellington’s Victory. Beberapa komponis terkenal seperti Hummel, Mayseder, Moscheles, dan Salieri ikut ambil bagian pada pementasan simfoni ini.

Konser besar

Pada tanggal 29 November 1814, Beethoven mementaskan Fidelio yang sukses besar. Sebagian besar anggota kongres Wina ikut menonton opera ini. Di luar kesuksesan tersebut, pendengaran Beethoven semakin lama bertambah parah. Keadaan ini bertambah parah karena Beethoven menuntut hak orang tua asuh atas keponakannya, Karl. Beethoven menganggap ibu Karl tak sanggup mengasuh keponakannya. Beethoven memenangkan kasus ini namun ia pun bukan orang tua yang baik untuk Karl. Anak itu akhirnya menjadi tertekan dan mulai bergaul dengan geng anak-anak nakal. Puncaknya adalah pada tahun 1816, saat Karl mencoba bunuh diri. Hal ini membuat Beethoven cukup mengalami depresi. Setelah sembuh, Karl kembali ke ibunya dan masuk ke sekolah militer.
Pada tahun 1817, Beethoven keluar dari depresi dan kemurungannya. Hal ini terlihat dengan saat dia membuat Piano Sonata in A Major, Op. 101. Pada tahun 1817, Beethoven menggubah beberapa komposisi untuk seorang penulis Inggris, Richard Ford. Namun, karya-karya ini tak pernah diketahui sampai ditemukan di Inggris pada tahun 1999. Selain itu, Beethoven juga mulai merencanakan untuk menggubah piano sonata-nya yang paling revolusioner, Piano Sonata in Bb 'Hammerklavier', Op. 106.

Missa Solemnis

Pada tahun 1822, Beethoven menggubah Missa Solemnis untuk penobatan Pangeran Rudolph sebagai uskup di Olomouc pada tahun 1819. Beethoven juga memulai rancangan simfoni ke-9-nya.
Pada 7 Mei 1824, Beethoven mementaskan Missa Solemnis beserta Simfoni ke-9 di Wina. Konser ini sukses besar. Tapi ada berita yang mengatakan bahwa Beethoven tidak sadar kalau konsernya telah selesai dan terus membaca partitur. Caroline Unger, salah satu solois alto dalam simfoni tersebut harus menarik baju Beethoven agar dia mau berbalik dan melihat ke arah penonton yang bertepuk tangan dengan meriah.
Pada tahun 1826, Beethoven menderita demam tinggi yang ternyata disebabkan oleh sakit ginjal. Penyakitnya tak tertolong dan dia meninggal pada 26 Maret 1827.

Minggu, 08 Februari 2015

IPA FISIKA

1. PENGGOLONGAN BENDA BERDASARKAN SIFAT KEMAGNETANNYA
Magnet adalah suatu benda yang dapat menarik benda-benda yang terbuat dari besi, baja, dan logam-logam tertentu. Magnet yang pertama kali ditemukan berupa batuan. Batu magnet ini ditemukan di Magnesia (Asia kecil) dekat Yunani. Benda-benda di sekitar kita dikelompokkan menjadi tiga golongan yaitu ferromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik. Ferromagnetik adalah benda-benda yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet, misalnya besi, baja, nikel, dan kobalt. Paramagnetik adalah benda-benda yang ditarik lemah oleh magnet, misalnya platina dan alumunium. Sedangkan diamanetik adalah benda-benda yang tidak ditarik oleh magnet, misalnya seng dan bismut.
Magnet memiliki sifat-sifat antara lain: dapat menarik benda logam tertentu, gaya tarik magnet terbesar terletak pada kedua kutubnya, selalu menunjukkan arah utara dan selatan, memiliki dua kutub magnet, kutub-kutub magnet berlainan jenis tarik-menarik, dan kutub-kutub magnet yang sejenis tolak-menolak.
2. MEMBUAT MAGNET
Berdasarkan asalnya magnet ada dua macam, yaitu magnet alam (dari alam) dan magnet buatan. Cara membuat magnet:



a. Dengan cara menggosok
Magnet Gosok
Magnet Gosok
Saat membuat magnet dengan cara menggosok maka hal yang perlu diperhatikan adalah penggosokan harus searah (teratur) tidak boleh bolak-balik.
b. Dengan arus listrik
Magnet Elektromagnetik
Magnet Elektromagnetik
c. Dengan Induksi magnetik
Magnet dapat menarik benda logam tertentu karena susunan magnet elementer didalam magnet itu tersusun teratur. Bila kita bisa membuat susunan magnet elementer teratur maka kita bisa membuat magnet.
3. TEORI KEMAGNETAN BUMI
Jarum kompas selalu menunjuk arah utara dan selatan disebabkan karena tertarik oleh kutub selatan dan kutub utara magnet bumi. Kutub utara jarum kompas tertarik oleh kutub selatan magnet Bumi yang berada disekitar kutub utara Bumi. Sedangkan kutub selatan jarum kompas tertarik oleh kutub utara magnet Bumi yang terdapat di sekitar kutub selatan Bumi.
Kutub utara dan kutub selatan magnet Bumi tidak berimpit dengan kutub utara dan kutub selatan Bumi. Hal ini menyebabkan kutub utara dan kutub selatan magnet jarum kompas tidak menunjukkan arah utara dan selatan geografis, sehingga membentuk sebuah sudut yang disebut sudut deklinasi (D). Sudut deklinasi adalah sudut yang dibentuk oleh kutub utara-selatan jarum kompas terhadap arah utara dan selatan geografis.
Pola garis-garis gaya magnetik yang dibentuk oleh kemagnetan bumi
Medan Magnet Bumi
Medan Magnet Bumi
Di daerah yang tepat di atas garis katulistiwa, posisi jarum kompas dalam keadaan seimbang. Namun jika kompas dibawa ke kutub Bumi, posisi jarum kompas akan condong ke atas atau ke bawah. Ketika dibawa mendekati kutub utara Bumi, kutub utara jarum kompas condong ke bawah karena tertarik oleh kutub selatan magnet Bumi. Sedangkan ketika dibawa mendekati kutub selatan Bumi, kutub selatan jarum kompas akan condong ke bawah karena tertarik oleh kutub utara magnet Bumi. Kemiringan jarum kompas tersebut membentuk sudut inklinasi. Sudut Inklinasi adalah sudut yang dibentuk oleh jarum kompas terhadap permukaan Bumi.
4. MEDAN MAGNETIK
Besi dapat tertarik oleh magnet karena adanya gaya magnetik. Gaya tarik magnet terhadap besi ini semakin jauh semakin kecil, dan pada suatu saat nol. Selama besi masih dapat tertarik oleh magnet berarti besi tersebut masih berada dalam medan magnetik. Medan magnetik adalah daerah di sekitar magnet di mana benda dipengaruhi oleh gaya magnetik.
Medan Magnet
Medan Magnet
Dari gambar tersebut dapat diketahui bahwa pola medan magnetik tersebut berbentuk garis lengkung dari kutub utara ke kutub selatan, (Menurut kesepakatan, arah medan magnetik berasal dari kutub utara menuju kutub selatan magnetik).
5. MEDAN MAGNETIK DI SEKITAR KAWAT BERARUS LISTRIK
Kumparan kawat berinti besi yang dialiri listrik dapat menarik besi dan baja. Hal ini menunjukkan bahwa kumparan kawat berarus listrik dapat menghasilkan medan magnetik. Medan magnetik juga dapat ditimbulkan oleh kawat penghantar lurus yang dialiri listrik. Hal pertama diselidiki oleh Hans Christian Oersted (1777-1851) dengan percobaan sebagai berikut.
Percobaan Oersted
Percobaan Oersted
Berdasarkan hasil percobaan tersebut terbukti bahwa arus listrik yang mengalir dalam kawat penghantar itu menghasilkan medan magnetik, atau di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnetik. Pada saat arus listrik yang mengalir dalam penghantar diperbesar, ternyata kutub utara jarum kompas menyimpang lebih jauh. Hal ini berarti semakin besar arus listrik yang digunakan, semakin besar medan magnet magnetik yang dihasilkan.
Arah medan magnetik di sekitar kawat penghantar lurus berarus listrik dapat ditentukan dengan kaidah tangan kanan. Jika arah ibu jari menunjukkan arah arus listrik (I), maka arah keempat jarimu yang lain menunjukkan arah medan magnetik (B). Kaidah tangan kanan ini juga dapat digunakan untuk menentukan arah medan magnetik pada penghantar berbentuk lingkaran yang dialiri listrik.
Untuk mengetahui letak kutub utara dan kutub selatan yang terbentuk pada kumparan berarus listrik dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
Medan Magnet Kawat Berarus
Medan Magnet Kawat Berarus
Perhatikan arah arus listrik yang mengalir pada kumparan. Ujung kumparan yang pertama ksli mendapat arus listrik dijadikan pedoman untuk menentukan letak kutub-kutub magnet. Caranya, genggamlah ujung kumparan yang pertama kali teraliri arus listrik dengan posisi jari tangan kanan sesuai dengan letak kawat pada inti besi. Apabila kawat itu berada di depan inti besi, letakkan telapak tangan menghadap ke depan, kemudian genggamlah kumparan berinti besi itu.
Kaidah Tangan Kanan
Kaidah Tangan Kanan
Letak kutub utara magnet ditunjukkan oleh arah ibu jari, sedangkan arah sebaliknya menunjukkan kutub selatan. Jika kawat penghantar yang pertama kali teraliri arus listrik berada di belakang inti besi, maka hadapkan telapak tanganmu ke belakang, kemudian genggamlah kumparan kawat itu. Dengan cara yang sama kamu dapat menentukan letak kutub utara dan kutub selatan magnet.
6. ELEKTROMAGNET
Elektromagnet adalah magnet yang terjadi karena aliran listrik pada kumparan berinti besi. Elektromagnet ini memiliki beberapa kelebihan dibanding magnet permanen. Kelebihan-kelebihan tersebut antara lain:
  1. Sifat kemagnetannya dapat diperbesar dengan cara memperbanyak jumlah liitan atau memperbesar arus listri
  2. Sifat kemagnetannya dapat dihilangkan dengan cara memutus arus listrik, dan dapat ditimbulkan kembali dengan cara meyambung arus listrik
  3. Kutub-kutub magnetnya dapat ditukar dengan cara mengubah arah arus listrik.
Peralatan sehari-hari yang berprinsip pada elektromagnet antara lain: telepon, bel listrik, alat ukur listrik, dan alat pengangkat besi.

7. GAYA LORANTZ

Gaya Lorentz terjadi apabila kawat penghantar berarus listrik berada di dalam medan magnetik. Besar gaya Lorentz bergantung pada besar medan magnetik, panjang penghantar, dan besar arus listrik yang mengalir dalam kawat penghantar. Besar gaya Lorentz dapat ditentukan dengan rumus:
F=BIL
dengan: F= gaya Lorentz (newton)
B= kuat medan magnet (tesla)
I =kuat arus listrik (ampere)
L= panjang kawat penghantar (meter)
Arah gaya Lorentz dapat ditentukan dengan menggunakan kaidah tangan kanan. Jika ibu jari menunjukkan arah arus listrik (I) dan jari telunjuk menunjukkan arah medan magnetik (B), maka jari tengah menunjukkan arah gay Lorentz (F).
Kaidah Gaya Lorentz
Kaidah Gaya Lorentz
Peralatan dalam kehidupan sehari-hari yang memanfaatkan gaya Lorentz antara lain: bor listrik, kipas angin, blender, mikser, alat pengering rambut, mesin penyedot debu, dan mesin cuci.

Selasa, 03 Februari 2015

IPS 3

IPS 3

I. PERUBAHAN PEMERINTAHAN DAN KERJASAMA INTERNASIONAL
  • Pratomo (33)Kelas : 93 1. Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia dibentuk pada tanggal... A. 18 September 1965 B. 25 Oktober 1965 C. 18 Desember 1965 D. 4 Februari 1966 2. Tritura dikeluarkan pada tanggal... A. 18 Desember 1965 B. 8 Januari 1966 C. 10 Januari 1966 D. 17 Agustus 1967 3. Orang yang memberi perintah Supersemar adalah... A. Drs. Moh. Hatta B. Ir. Soekarno C. B.J. Habibie D. Amir Syariffudin 4. Pemilu yang pertama dilaksanakan pada tahun... A. 1971 B. 1970 C. 1973 D. 1972 5. Jumlah peserta pemilu pertama adalah... A. 3 B. 6 C. 10 D. 9 6. Partai yang memenangkan suara terbanyak pada pemilu pertama adalah... A. PNI B. Golongan Karya C. PKI D. Partai Murba 7. Pemilu ke-4 dilaksanakan pada tanggal... A. 2 Mei 1987 B. 4 Mei 1982 C. 23 April 1987 D. 9 Juli 1992
  • 2. 8. Presiden Soeharto bertahan selama ... tahun A. 29 B. 30 C. 31 D. 329. Peristiwa Malari terjadi pada tanggal... A. 29 Mei 1997 B. 15 Januari 1974 C. 10 Januari 1966 D. 17 Agustus 194510. Kantor Partai Demokrasi Indonesia beralamat di... A. Jl. Jendral Sudirman B. Jl. Pegangsaan raya No 54 C. Jl. Diponegoro 58 D. Jl. Merdeka No 3211. Pada bulan Desember 1997 nilai tukar rupiah ke dollar AS adalah... A. Rp 32.000 B. Rp 15.000 C. Rp 16.000 D. Rp 50.00012. Turunnya jabatan presiden Soeharto disebabkan oleh... A. Ekspor-Impor yang berlebihan B. Naiknya harga BBM dan ongkos angkutan umum C. Berkurangnya wilayah Indonesia D. Perjanjian Bilateral dengan Belanda13. Orde yang lahir setelah orde baru berakhir adalah... A. Orde Lama B. Orde Proklamasi C. Orde Reformasi D. Orde Kebangkitan14. Berikut ini adalah nama mahasiswa Trisakti yang tewas akibat demonstrasi pada masa orde baru adalah... A. Elang Mulya Lesmana B. Hery Hartanto C. Hendriawan Sie D. Hafidhin Afron15. Peristiwa yang terjadi pada tanggal 19 Mei 1998 adalah... A. Puluhan ribu mahasiswa menduduki gedung DPR/MPR B. Penurunan jabatan Presiden Soeharto C. Pembentukan kabinet reformasi D. Munculnya Orde Baru
  • 3. 16. Presiden yang menggatikan presiden Soeharto adalah... A. Presiden Soeharto B. Presien B.J. Habibie C. Presiden Megawati Soekarno Putri D. Presiden Abdurrahman Wahid17. Presiden yang menggantikan presiden Abdurrahman Wahid adalah... A. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono B. Presiden B.J. Habibie C. Presiden Megawati Soekarno Putri D. Presiden Soeharto18. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi presiden pada tahun... A. 2004 B. 2003 C. 2002 D. 200119. Wakil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada periode 2009-2014 adalah... A. Jusuf Kalla B. Megawati Soekarno Putri C. Boediono D. B.J. Habibie20. Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika berlangsung pada tanggal... A. 20 Januari-1 Februari 1955 B. 18 April-24 April 1955 C. 11 Maret-17 Maret 1955 D. 10 Agustus-17 Agustus 195521. Tujuan dari kegiatan KTT Asia Afrika adalah... A. Melawan kolonialisme dan neokolonialisme B. Memberantas korupsi C. Membuat politik bebas-aktif D. Kerjasama antar negara di dunia22. Pelopor KTT Asia Afrika yang berasal dari Srilanka adalah... A. Ali Sastroamidjojo B. Jawaharlal Nehru C. John Kotelawala D. Muhammad Ali Bogra23. Deklarasi Bangkok dilaksanakan pada tanggal... A. 8 Agustus 1967 B. 18 April 1955 C. 17 Agustus 1950 D. 24 Oktober 194524. Wakil dari Thailand yang menandatangani Deklarasi Bangkok adalah... A. Adam Malik B. Tun Abdul Razak
  • 4. C. S. Rajartanam D. Thanat Koman25. Brunei Darussalam bergabung dengan ASEAN pada tanggal... A. 28 juli 1995 B. 23 Juli 1997 C. 30 April 1999 D. 7 Januari 198426. PBB didirikan secara resmi pada tanggal... A. 23 Juli 1995 B. 24 Oktober 1945 C. 8 Agustus 1967 D. 28 juli 199527. Markas PBB berada di kota... A. Jakarta B. New Dehli C. New York D. California28. Jumlah anggota PBB hingga tahun 2007 adalah... A. 202 B. 198 C. 192 D. 15729. Tujuan Gerakan Non-Blok adalah... A. Meningkatkan per ekonimian anggota GNB B. Meredakan pertentangan antara blok barat dan timur C. Negara anti blok barat dan timur D. Menciptakan Politik demokrasi30. Draft resolotion yang dikirimkan GNB ke Blok Barat dan Blok Timur dikenal dengan... A. Dasasila Bandung B. Deklarasi Bangkok C. Initiatif of five D. Liga Bangsa-Bangsa

IPS 2

IPS 2

I.  USAHA PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN INDONESIA


  • Pada bab yang lalu kalian telah mempelajari Perang Dunia II. Tentu kalian masih ingat bukan akhir dari PD II? Ya, setelah kedu kotanya dibom atom akhirnya Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Akibatnya di Indonesia terjadi kekosongan kekuasaan. Momentum tersebut dimanfaatkan bangsa Indonesia untuk mengumandangkan kemerdekaan. Namun kemerdekaan yang dicapai oleh bangsa Indonesia ternyata masih membutuhkan pengorbanan untuk dipertahankan. Bagaimana bentuk-bentuk perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan? Agar kalian dapat memahaminya, maka ikutilah pembahasan berikut ini! A. Perjuangan Rakyat dan Pemerintah di Daerah dalam Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia Penyerahan kekuasaan Jepang kepada Sekutu dilakukan oleh Komando Asia Tenggara (South East Asia Command atau SEAC) di bawah pimpinan Laksamana Lord Louis Mounbatten. Pasukan Sekutu yang bertugas di Indonesia adalah Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI) yang dipimpin oleh Letnan Jenderal Sir Philip Christison. AFNEI merupakan komando bawahan dari SEAC. Tugas AFNEI di Indonesia adalah: 1. menerima penyerahan kekuasaan dari tangan Jepang, 2. membebaskan para tawanan perang dan interniran Sekutu, 3. melucuti orang-orang Jepang dan kemudian dipulangkan ke negaranya, 4. menjaga keamanan dan ketertiban (law and order), dan 5. menghimpun keterangan guna menyelidiki pihak-pihak yang dianggap sebagai penjahat perang. Pada awalnya rakyat Indonesia menyambut kedatangan Sekutu dengan senang. Akan tetapi setelah diketahui NICA ikut di dalamnya, sikap rakyat Indonesia menjadi curiga dan
  • 2. bermusuhan. Kedatangan NICA di Indonesia didorong oleh keinginan menegakkan kembali Hindia Belanda dan berkuasa lagi di Indonesia. Datangnya pasukan Sekutu yang diboncengi NICA mengundang perlawanan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan. Berikut ini berbagai perlawanan terhadap Sekutu yang muncul di daerah-daerah. 1. Pertempuran Surabaya 10 November 1945 Surabaya merupakan kota pahlawan. Surabaya menjadi ajang pertempuran yang paling hebat selama revolusi mempertahankan kemerdekaan, sehingga menjadi lambang perlawanan nasional. Peristiwa di Surabaya merupakan rangkaian kejadian yang diawali sejak kedatangan pasukan Sekutu tanggal 25 Oktober 1945 yang dipimpin oleh Brigjen A.W.S. Mallaby. Pada tanggal 30 Oktober 1945 terjadi pertempuran yang hebat di Gedung Bank Internatio di Jembatan Merah. Pertempuran itu menewaskan Brigjen Mallaby. Akibat meninggalnya Brigjen Mallaby, Inggris memberi ultimatum, isinya agar rakyat Surabaya menyerah kepada Sekutu. Secara resmi rakyat Surabaya, yang diwakili Gubernur Suryo menolak ultimatum Inggris. Akibatnya pada tanggal 10 November 1945 pagi hari, pasukan Inggris mengerahkan pasukan infantri dengan senjatasenjata berat dan menyerbu Surabaya dari darat, laut, maupun udara. JELI Jendela Info Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya telah menciptakan pekik persatuan demi revolusi yaitu merdeka atau mati. Di samping itu juga merupakan titik balik bagi Belanda karena mengejutkan pihak Belanda yang tidak menyangka kekuatan RI mendapat dukungan rakyat. Rakyat Surabaya tidak takut dengan gempuran Sekutu. Bung Tomo memimpin rakyat dengan berpidato membangkitkan semangat lewat radio. Pertempuran berlangsung selama tiga minggu. Akibat pertempuran tersebut 6.000 rakyat Surabaya gugur. Pengaruh pertempuran Surabaya berdampak luas di kalangan internasional, bahkan masuk dalam agenda sidang Dewan Keamanan PBB tanggal 7-13 Februari 1946. 2. Pertempuran Ambarawa Pertempuran Ambarawa terjadi tanggal 20 November sampai tanggal 15 Desember 1945, antara pasukan TKR dan Pemuda Indonesia melawan pasukan Sekutu (Inggris). Pertempuran Ambarawa dimulai dari insiden yang terjadi di Magelang pada tanggal 26 Oktober 1945. Pada
  • 3. tanggal 20 November 1945 di Ambarawa pecah pertempuran antara pasukan TKR di bawah pimpinan Mayor Sumarto melawan tentara Sekutu. Pertempuran Ambarawa mengakibatkan gugurnya Letkol Isdiman, Komandan Resimen Banyumas. Posisi Letkol Isdiman kemudian digantikan oleh Letkol Soedirman. Kota Ambarawa berhasil dikepung selama 4 hari 4 malam oleh pasukan RI. Mengingat posisi yang telah terjepit, maka pasukan Sekutu meninggalkan kota Ambarawa tanggal 15 Desember 1945 menuju Semarang. Keberhasilan TKR mengusir Sekutu dari Ambarawa menjadi salah satu peristiwa penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI. JELI Jendela Info Pertempuran di Ambarawa sering dikenal dengan peristiwa “Palagan Ambarawa”. Untuk mengenang peristiwa tersebut dibangun Monumen Palagan Ambarawa di tengah kota Ambarawa. 3. Pertempuran Medan Area 1 Desember 1945 Pada tanggal 9 Oktober 1945 tentara Inggris yang diboncengi oleh NICA mendarat di Medan. Mereka dipimpin oleh Brigjen T.E.D Kelly. Awalnya mereka diterima secara baik oleh pemerintah RI di Sumatra Utara sehubungan dengan tugasnya untuk membebaskan tawanan perang (tentara Belanda). Sebuah insiden terjadi di hotel Jalan Bali, Medan pada tanggal 13 Oktober 1945. Saat itu seorang penghuni hotel (pasukan NICA) merampas dan menginjak-injak lencana Merah Putih yang dipakai pemuda Indonesia. Hal ini mengundang kemarahan para pemuda. Akibatnya terjadi perusakan dan penyerangan terhadap hotel yang banyak dihuni pasukan NICA. Pada tanggal 1 Desember 1945, pihak Sekutu memasang papanpapan yang bertuliskan Fixed Boundaries Medan Area di berbagai sudut kota Medan. Sejak saat itulah Medan Area menjadi terkenal. Pasukan Inggris dan NICA mengadakan pembersihan terhadap unsur Republik yang berada di kota Medan. Hal ini jelas menimbulkan reaksi para pemuda dan TKR untuk melawan kekuatan asing yang mencoba berkuasa kembali. Pada tanggal 10 Agustus 1946 di Tebingtinggi diadakan pertemuan antara komandan-komandan pasukan yang berjuang di Medan Area. Pertemuan tersebut memutuskan dibentuknya satu komando yang bernama Komando Resimen Laskar Rakyat Medan Area. 4. Bandung Lautan Api Terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api diawali dari datangnya Sekutu pada bulan Oktober 1945. Peristiwa ini dilatarbelakangi oleh ultimatum Sekutu untuk mengosongkan kota Bandung. Pada tanggal 21 November 1945, Sekutu mengeluarkan ultimatum pertama isinya kota Bandung bagian Utara selambat-lambatnya tanggal 29 November 1945 dikosongkan oleh para pejuang. Ultimatum tersebut tidak ditanggapi oleh para pejuang. Selanjutnya tanggal 23 Maret 1946 Sekutu mengeluarkan ultimatum kembali. Isinya hampir sama dengan ultimatum yang pertama. Menghadapi ultimatum tersebut para pejuang kebingungan karena mendapat dua perintah yang berbeda. Pemerintah RI di Jakarta memerintahkan agar TRI mengosongkan kota Bandung. Sementara markas TRI di Yogyakarta menginstruksikan agar Bandung tidak dikosongkan. Akhirnya para pejuang mematuhi perintah dari Jakarta. Pada tanggal 23-24 Maret 1946 para pejuang meninggalkan Bandung. Namun, sebelumnya mereka menyerang Sekutu dan membumihanguskan kota Bandung. Tujuannya agar Sekutu tidak dapat menduduki dan memanfaatkan sarana-sarana yang vital. Peristiwa ini dikenal dengan Bandung Lautan Api. Sementara itu para pejuang dan rakyat Bandung mengungsi ke luar kota.
  • 4. JELI Jendela Info Dalam peristiwa Bandung Lautan Api gugur seorang pahlawan yang bernama Moh. Toha. Untuk mengabadikan terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api, seorang komposer yang bernama Ismail Marzuki menciptakan lagu “Halo- Halo Bandung”. 5. Puputan Margarana 20 November 1946 Perang Puputan Margarana di Bali diawali dari keinginan Belanda mendirikan Negara Indonesia Timur (NIT). Letkol I Gusti Ngurah Rai, Komandan Resimen Nusa Tenggara, berusaha menggagalkan pembentukan NIT dengan mengadakan serangan ke tangsi NICA di Tabanan tanggal 18 Desember 1946. Konsolidasi dan pemusatan pasukan Ngurah Rai (yang dikenal dengan nama pasukan Ciung Wanara) ditempatkan di Desa Adeng Kecamatan Marga. Belanda menjadi gempar dan berusaha mencari pusat kedudukan pasukan Ciung Wanara. Pada tanggal 20 November 1946 dengan kekuatan besar Belanda melancarkan serangan dari udara terhadap kedudukan Ngurah Rai di desa Marga. Dalam keadaan kritis, Letkol I Gusti Ngurah Rai mengeluarkan perintah “Puputan” yang berarti bertempur sampai habis-habisan (fight to the end). Letkol I Gusti Ngurah Rai gugur beserta seluruh anggota pasukan dalam pertempuran tersebut. Jenazahnya dimakamkan di desa Marga. Pertempuran tersebut terkenal dengan nama Puputan Margarana. Gugurnya Letkol I Gusti Ngurah Rai telah melicinkan jalan bagi usaha Belanda untuk membentuk Negara Indonesia Timur. JELI Jendela Info Untuk mengenang jasa Letkol I Gusti Ngurah Rai, maka nama I Gusti Ngurah Rai diabadikan menjadi sebuah nama bandara di Denpasar, Bali. Nama Bandara tersebut adalah bandara “Ngurah Rai”. Di samping itu juga dianugerahi sebagai Pahlawan Anumerta. 6. Serangan Umum 1 Maret 1949 Dalam agresi militer II, Belanda berhasil menangkap para pemimpin politik dan menduduki ibukota RI di Yogyakarta. Belanda ingin menunjukkan kepada dunia bahwa pemerintahan RI telah dihancurkan dan TNI tidak memiliki kekuatan lagi. Menghadapi tindakan Belanda tersebut, TNI menyusun kekuatan untuk melawan Belanda. Puncak serangan TNI adalah serangan umum terhadap kota Yogyakarta pada tanggal 1 Maret 1949, yang dipimpin oleh Letkol Soeharto. Sebelumnya, Letkol Soeharto mengadakan koordinasi terlebih dahulu dengan
  • 5. Sri Sultan Hamengku Buwono IX selaku Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam serangan ini, TNI memakai sistem wehrkreise. Untuk memudahkan penyerangan, maka dibentuk beberapa sektor yaitu: a. sektor Barat dipimpin oleh Mayor Ventje Sumual, b. sektor Selatan dan Timur dipimpin oleh Mayor Sardjono, c. sektor Utara dipimpin oleh Mayor Kusno, d. sektor Kota dipimpin oleh Letnan Amir Murtono dan Letnan Masduki. Pada malam hari menjelang serangan umum, pasukan-pasukan telah merayap mendekati kota dan melakukan penyusupan-penyusupan. Pagi hari tanggal 1 Maret 1949 sekitar pukul 06.00 WIB tepat sirene berbunyi, serangan dilancarkan dari segala penjuru kota. Letkol Soeharto langsung memimpin penyerangan dari sektor Barat sampai batas Jalan Malioboro. Rakyat membantu memperlancar jalannya penyerangan dengan memberikan bantuan logistik. Dalam waktu enam jam kota Yogyakarta berhasil dikuasai TNI. Pada pukul 12.00 WIB tepat, pasukan TNI mengundurkan diri. Hal ini sesuai dengan rencana yang ditentukan sejak awal. Bersamaan dengan itu bantuan Belanda tiba dengan kendaraan lapis baja serta pesawat terbang. Belanda melakukan serangan balasan. JELI Jendela Info Pada masa Orde Baru, peran sentral dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 ditekankan pada Letkol Soeharto. Sedangkan pada masa Reformasi muncul pendapat tentang tokoh-tokoh lain yang berperan dalam Serangan Umum 1 Maret 1949, yaitu Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Jenderal Soedirman. Meskipun demikian, serangan umum telah mencapai tujuannya. Berikut ini tujuan Serangan Umum 1 Maret 1949. a. Ke dalam 1) Mendukung perjuangan yang dilakukan secara diplomasi. 2) Meninggikan moral rakyat dan TNI yang sedang bergerilya. b. Ke luar
  • 6. 1) Menunjukkan kepada dunia internasional bahwa TNI mempunyai kekuatan untuk mengadakan ofensif. 2) Mematahkan moral pasukan Belanda. Untuk mengenang para pejuang dan peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949 maka pemerintah Yogyakarta membangun “Monumen Yogya Kembali”. B. Perjuangan Bangsa Indonesia Melawan Belanda dalam Forum Internasional dan Pengaruhnya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia Selain menggunakan perjuangan bersenjata, para pemimpin bangsa melakukan perjuangan diplomasi. Untuk lebih jelasnya, kalian pelajari beberapa contoh perjuangan diplomasi bangsa Indonesia dalam berbagai forum internasional di bawah ini. 1. Diplomasi Beras Tahun 1946 Antara India dengan Indonesia terdapat persamaan nasib dan sejarah. Keduanya sama-sama pernah dijajah dan menentang penjajahan. Oleh karenanya, ketika rakyat India mengalami kekurangan bahan makanan, pemerintah Indonesia menawarkan bantuan padi sejumlah 500.000 ton. Perjanjian bantuan Indonesia kepada India ditandatangani tanggal 18 Mei 1946. Perjanjian ini sebenarnya merupakan barter kedua negara, sebab India ternyata juga memberikan bantuan obat-obatan kepada Indonesia. Dampak yang ditimbulkan dari diplomasi beras adalah Indonesia semakin mendapat simpati dunia internasional dalam perjuangannya mengusir Belanda. 2. Perundingan Linggarjati Perundingan Linggarjati dilakukan pada tangga 10 November 1946 di Linggarjati, dekat Cirebon. Dalam perundingan ini, Indonesia diwakili oleh Perdana Menteri Sutan Syahrir sedangkan Belanda diwakili oleh Prof. Scermerhorn. Perundingan tersebut dipimpin oleh Lord Killearn, seorang diplomat Inggris. Berikut ini beberapa keputusan Perundingan Linggarjati. a. Belanda mengakui secara de facto Republik Indonesia meliputi Jawa, Madura, dan Sumatra. b. Republik Indonesia dan Belanda akan bekerja sama membentuk Negara Indonesia Serikat, dengan nama Republik Indonesia Serikat, yang salah satu negara bagiannya adalah Republik Indonesia. c. Republik Indonesia Serikat dan Belanda akan membentuk Uni Indonesia Belanda dengan Ratu Belanda sebagai ketuanya. Dalam perkembangan selanjutnya, Belanda melanggar ketentuan perundingan tersebut dengan melakukan agresi militer I tanggal 21 Juli 1947.
  • 7. JELI Jendela Info Meskipun isi Perundingan Linggarjati tidak menguntungkan bagi Indonesia, namun berhasil mengundang simpati internasional. Hal ini terbukti dengan adanya pengakuan kedaulatan oleh Inggris, Amerika Serikat, Mesir, Lebanon, Suriah, Afghanistan, Myanmar, Yaman, Saudi Arabia, dan Uni Soviet. 3. Agresi Militer Belanda I (Tanggal 21 Juli 1947) Pada tanggal 21 Juli 1947 Belanda melancarkan aksi polisionil yang dikenal dengan agresi militer I. Tujuannya adalah untuk menguasai sarana-sarana vital di Jawa dan Madura. Jadi tujuan serangan ini bersifat ekonomis. Pasukan Belanda bergerak dari Jakarta dan Bandung untuk menduduki Jawa Barat, dan dari Surabaya untuk menduduki Madura. Berbagai reaksi bermunculan akibat agresi militer I. Belanda tidak menyangka apabila Amerika Serikat dan Inggris memberikan reaksi yang negatif. Australia dan India mengajukan masalah Indonesia ini ke Dewan Keamanan PBB. JELI Jendela Info Agresi Militer Belanda adalah serangan yang dilakukan oleh pasukan Belanda untuk menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Agresi ini sering disebut dengan “aksi polisionil” yaitu perang melawan penjahat. Agresi militer dilakukan dua kali yaitu tanggal 21 Juli 1947 dan 19 Desember 1948. Pada tanggal 4 Agustus 1947, PBB mengeluarkan perintah penghentian tembak menembak. Untuk mengawasi gencatan senjata, PBB membentuk Komisi Tiga Negara (KTN). Anggota KTN ada tiga negara yaitu: a. Belgia (dipilih oleh Belanda) dipimpin oleh Paul van Zeeland; b. Australia (dipilih oleh Indonesia) dipimpin oleh Richard Kirby; dan c. Amerika Serikat (dipilih oleh Indonesia dan Belanda) dipimpin Dr. Frank Graham. Tugas utama KTN adalah mengawasi secara langsung penghentian tembak-menembak sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB. Dengan demikian masalah Indonesia menjadi masalah internasional. Secara diplomatis jelas sangat menguntungkan Indonesia. KTN berhasil mempertemukan Indonesia dengan Belanda dalam Perjanjian Renville. Selain itu juga mengembalikan para pemimpin Republik Indonesia yang ditawan Belanda di Bangka.
  • 8. 4. Perundingan Renville Perundingan Renville dilaksanakan di atas Geladak Kapal Renville milik Amerika Serikat tanggal 17 Januari 1948. Dalam perundingan tersebut, pemerintah Indonesia diwakili oleh Perdana Menteri Amir Syarifuddin. Sedangkan Belanda diwakili oleh Abdul Kadir Widjojoatmodjo. Hasil perundingan tersebut adalah: a. wilayah Indonesia diakui berdasarkan garis demarkasi (garis van Mook), b. Belanda tetap berdaulat atas seluruh wilayah Indonesia sampai Republik Indonesia Serikat terbentuk, c. kedudukan RIS dan Belanda sejajar dalam Uni Indonesia-Belanda, d. RI merupakan bagian dari RIS, dan e. pasukan RI yang berada di daerah kantong harus ditarik ke daerah RI. Nasib dan kelanjutan Perundingan Renville relatif sama dengan Perundingan Linggarjati. Belanda kembali melanggar perjanjian dengan melakukan agresi militer II tanggal 19 Desember 1948. 5. Agresi Militer Belanda II, (Tanggal 19 Desember 1948) Pada tanggal 19 Desember 1948 Belanda melancarkan aksi polisionil ke II. Belanda menduduki kota Yogyakarta, yang diawali dengan penerjunan pasukan payung di Lapangan Udara
  • 9. Maguwo, serta mengepung dan menghancurkan konsentrasikonsentrasi TNI. Dalam agresi kedua, Belanda berhasil menduduki Yogyakarta dan menangkap para pemimpin politik serta militer. Meskipun para pemimpin politik ditangkap, pemerintahan Republik Indonesia tidak berhenti. Sebelum ditangkap Presiden Soekarno memberikan mandat melalui radiogram kepada Menteri Kemakmuran Mr. Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi, Sumatra Barat. Melalui PDRI, pemerintahan tetap terus berjalan. PDRI mampu memberi instruksi kepada delegasi Indonesia di forum PBB untuk menerima penghentian tembak-menembak dan bersedia berunding dengan Belanda. Hal ini dilakukan dalam rangka menarik simpati dunia internasional. Selain itu untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa pemerintahan RI masih terus berjalan meskipun para pemimpin politik ditawan oleh Belanda. JELI Jendela Info Meskipun para pemimpin RI ditangkap, Belanda tidak menangkap Sri Sultan Hamengku Buwono IX karena Belanda khawatir apabila Sri Sultan Hamengku Buwono IX ditangkap akan membangkitkan perlawanan rakyat Yogyakarta. 6. Konferensi Asia di New Delhi Konferensi Asia di New Delhi di selenggarakan pada tanggal 20 - 25 Januari 1949. Dalam konferensi tersebut hadir 19 negara termasuk utusan dari Mesir, Italia, dan New Zealand. Wakil-wakil dari Indonesia antara lain Mr. Utoyo Ramelan, Sumitro Djoyohadikusumo, H. Rosyidi, dan lain-lain. Hasil konferensi meliputi: a. pengembalian Pemerintahan Republik Indonesia ke Yogyakarta, b. pembentukan pemerintahan ad interim sebelum tanggal 15 Maret 1949, c. penarikan tentara Belanda dari seluruh wilayah Indonesia, dan d. penyerahan kedaulatan kepada Pemerintah Indonesia Serikat paling lambat tanggal 1 Januari 1950.
  • 10. Menanggapi rekomendasi Konferensi New Delhi, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan sebuah resolusi tanggal 28 Januari 1949 yang isinya: a. penghentian operasi militer dan gerilya, b. pembebasan tahanan politik Indonesia oleh Belanda, c. pemerintah RI kembali ke Yogyakarta, dan d. akan diadakan perundingan secepatnya. Dampak Konferensi Asia di New Delhi sangat jelas. Indonesia semakin mendapat dukungan internasional dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan dari ancaman Belanda. 7. Perundingan Roem - Royen Terjadinya Agresi Militer Belanda menimbulkan reaksi yang cukup keras dari Amerika Serikat dan Inggris, bahkan PBB. Hal ini tidak lepas dari kemampuan pada diplomat Indonesia dalam memperjuangkan dan menjelaskan realita di PBB. Salah satunya adalah L.N. Palar. Sebagai reaksi dari Agresi Militer Belanda, PBB memperluas kewenangan KTN. Komisi Tiga Negara diubah menjadi UNCI. UNCI kependekan dari United Nations Commission for Indonesia. UNCI dipimpin oleh Merle Cochran (Amerika Serikat) dibantu Critchley (Australia) dan Harremans (Belgia). Hasil kerja UNCI di antaranya mengadakan Perjanjian Roem-Royen antara Indonesia Belanda. Perjanjian Roem-Royen diadakan tanggal 14 April 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Sebagai wakil dari PBB adalah Merle Cochran (Amerika Serikat), delegasi Republik Indonesia dipimpin oleh Mr. Moh. Roem, sedangkan delegasi Belanda dipimpin oleh van Royen. Dalam perundingan Roem-Royen, masing-masing pihak mengajukan statement. JELI Jendela Info Sejarah diplomasi di Indonesia mengenal istilah “pejuang diplomat” atau “diplomat pejuang”. Julukan ini diberikan kepada Mohammad Hatta, H. Agus Salim, Sutan Syahrir, Mohammad Roem, Roeslan Abdul Gani, L.N. Palar, Adam Malik, dan Soedjatmoko.
  • 11. Delegasi Indonesia menyatakan kesediaan pemerintah Republik Indonesia untuk: a. menghentikan perang gerilya, b. bekerja sama dalam mengembalikan perdamaian dan menjaga ketertiban dan keamanan, dan c. ikut serta dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag untuk mempercepat pengakuan kedaulatan kepada Negara Indonesia Serikat dengan tanpa syarat. Pernyataan dari delegasi Belanda, yaitu: a. menyetujui kembalinya pemerintah RI ke Yogyakarta, b. menjamin penghentian gerakan militer dan pembebasan semua tahanan politik, c. tidak akan mendirikan atau mengakui negara-negara yang ada di daerah yang dikuasai oleh RI sebelum 19 Desember 1948 d. menyetujui adanya Republik Indonesia sebagai bagian dari RIS, dan e. berusaha agar KMB segera diadakan sesudah RI kembali ke Yogyakarta. Dari dua usulan tersebut akhirnya diperoleh kesepakatan yang ditandatangani tanggal 7 Mei 1949. Kesepakatan antara lain: a. Pemerintah RI dan Belanda sepakat untuk menghentikan tembak-menembak dan bekerja sama untuk menciptakan keamanan. b. Pemerintah Belanda akan segera mengembalikan pemerintah Indonesia ke Yogyakarta, dan c. kedua belah pihak sepakat untuk menyelenggarakan Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda. 8. Konferensi Meja Bundar (KMB) Konferensi Meja Bundar (KMB) merupakan tindak lanjut dari Perundingan Roem-Royen. Sebelum KMB dilaksanakan, RI mengadakan pertemuan dengan BFO (Badan Permusyawaratan Federal). Pertemuan ini dikenal dengan dengan Konferensi Inter-Indonesia (KII) Tujuannya untuk menyamakan langkah dan sikap sesama bangsa Indonesia dalam menghadapi KMB.
  • 12. Konferensi Inter-Indonesia diadakan pada tanggal 19 - 22 Juli 1949 di Yogyakarta dan tanggal 31 Juli sampai 2 Agustus 1949 di Jakarta. Pembicaraan difokuskan pada pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS). Keputusan yang cukup penting adalah akan dilakukan pengakuan kedaulatan tanpa ikatan politik dan ekonomi. Pada bidang pertahanan diputuskan: a. Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) adalah Angkatan Perang Nasional, b. TNI menjadi inti APRIS, dan c. negara bagian tidak memiliki angkatan perang sendiri. KMB merupakan langkah nyata dalam diplomasi untuk mencari penyelesaian sengketa Indonesia – Belanda. Kegiatan KMB dilaksanakan di Den Haag, Belanda tanggal 23 Agustus sampai 2 November 1949. Dalam KMB tersebut dihadiri delegasi Indonesia, BFO, Belanda, dan perwakilan UNCI. Berikut ini para delegasi yang hadir dalam KMB. a. Indonesia terdiri dari Drs. Moh. Hatta, Mr. Moh. Roem, Prof.Dr. Mr. Soepomo. b. BFO dipimpin Sultan Hamid II dari Pontianak. c. Belanda diwakili Mr. van Maarseveen. d. UNCI diwakili oleh Chritchley. JELI Jendela Info Dalam KMB terdapat beberapa permasalahan yang sulit dipecahkan yaitu masalah Uni Indonesia- Belanda, masalah hutang, permasalahan Irian Barat, dan delegasi Indonesia menghendaki istilah pengakuan kedaulatan. Setelah melalui pembahasan yang cukup panjang, akhirnya KMB menghasilkan beberapa keputusan berikut. a. Belanda mengakui RIS sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. b. Pengakuan kedaulatan dilakukan selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949. c. Masalah Irian Barat akan diadakan perundingan lagi dalam waktu 1 tahun setelah pengakuan kedaulatan RIS. d. Antara RIS dan Kerajaan Belanda akan diadakan hubungan Uni Indonesia Belanda yang dikepalai Raja Belanda. e. Kapal-kapal perang Belanda akan ditarik dari Indonesia dengan catatan beberapa korvet akan diserahkan kepada RIS. f. Tentara Kerajaan Belanda selekas mungkin ditarik mundur, sedang Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) akan dibubarkan dengan catatan bahwa para anggotanya yang diperlukan akan dimasukkan dalam kesatuan TNI.
  • 13. Pada tanggal 27 Desember 1949 dilaksanakan penandatanganan pengakuan kedaulatan secara bersamaan di Belanda dan di Indonesia. Di negeri Belanda, Ratu Juliana, Perdana Menteri Dr. Willem Dress, Menteri Seberang Lautan Mr. A.M.J. A. Sassen, dan Drs. Moh. Hatta, bersama menandatangani naskah pengakuan kedaulatan. Sedangkan di Jakarta Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Tinggi Mahkota Belanda A.H.J. Lovink menandatangani naskah pengakuan kedaulatan. Berikut ini dampak dan pengaruh KMB bagi rakyat Indonesia. a. Belanda mengakui kemerdekaan Indonesia. b. Konflik dengan Belanda dapat diakhiri dan pembangunan segera dapat dimulai. c. Irian Barat belum bisa diserahkan kepada Republik Indonesia Serikat. d. Bentuk negara serikat tidak sesuai dengan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. CHATTING CATATAN PENTING Kedatangan pasukan Sekutu ke Indonesia yang diboncengi oleh NICA membawa ancaman bagi keberlangsungan kemerdekaan bangsa Indonesia. Belanda ternyata ingin menjajah kembali negara kita yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.
  • 14. Bukti nyata keinginan Belanda untuk menguasai Indonesia kembali adalah dilancarkannya Agresi Militer Belanda I tanggal 21 Juli 1947 dan Agresi Militer Belanda II tanggal 19 Desember 1948. Untuk mempertahankan kemerdekaan, para pemimpin nasional menggunakan cara diplomasi dan perjuangan fisik. Langkah diplomasi dilakukan baik melalui forum internasional, seperti PBB maupun konferensi tingkat Asia di India. Kegiatan diplomasi (perundingan) juga dilakukan dengan Belanda, misalnya Perundingan Linggarjati, Perundingan Renville, Perundingan Roem- Royen, dan KMB. Perjuangan fisik dalam mempertahankan kemerdekaan ditempuh oleh rakyat di berbagai pelosok Nusantara bersama dengan tentara. Beberapa contoh perjuangan fisik tersebut antara lain Palagan Ambarawa, Bandung Lautan Api, Pertempuran Margarana, Pertempuran Medan Area, dan Serangan Umum 1 Maret 1949. Setelah perjuangan yang cukup panjang, akhirnya tanggal 27 Desember 1949 Belanda mengakui kedaulatan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

IPS

IPS

I. HUBUNGAN BUMI 

DAN 

MANUSIA

 


A.  Latar Belakang
Bumi kita terdiri dari perairan dan daratan. Secara umum, 2/3 bumi kita ditutupi oleh samudra. Artinya, sebagian besar bumi kita adalah air. Samudra adalah laut yang sangat luas. Diantara samudra yang luas tersebut terdapat daratan yang luas maupun sempit. Daratan yang yang sangat luas kkita sebut sebagai benua, sedangkan daratan yang sempitsering kita sebut sebagai pulau. Kali ini kita akan mempelajari tentang benua dan samudra yang ada di bumi kita.

PEMBAHASAN
 DARATAN / BENUA
Daratan adalah bagian dari pemukaan bumi yang berbentuk padat dan kering. Di dalam daratan inilah sebagian makhluk hidup tinggal. Daratan yang sangat luas disebut sebagai benua. Di bumi kita terdapat enam benua. Lima benua dihuni oleh manusia dan satu benua tidak berpenghuni tetap.
Keenam benua tersebut adalah :
1.      Benua Asia                                      luas 44.936.000 KM2
2.      Benua Amerika                                luas 42.057.100 KM2
3.      Benua Afrika                                   luas 30.330.000 KM2
4.      Benua Eropa                                    luas 10.525.000 KM2
5.      Benua Australia                               luas   7.614.500 KM2
6.      Benua Antartika (kutub selatan)     luas  14.200.00  KM2.
Daratan yang lebih kecil dari benua disebut pulau. Pulau-pulau terbesar berturut-turut adalah Tanah Hijau (Green Land), Papua, Kalimantan, Madagaskar dan Sumatra. Sekitar 70% daratan tersebar di belahan bumi bagian utara.
1.    Benua Asia
Benua Asia dan Eropa dipisahkan oleh pegunungan Ural, Sungai Ural dan Laut Kaspia. Di sebelah barat, batas antara Asia dan Eropa adalah pegunungan Kaukasus dan Laut Hitam.
Benua Asia dibatasi oleh Samudra Artik di sebelah utara, Selat Bering dan Samudra Pasifik di sebelah timur, Samudra Hindia di sebelah selatan. Serta Laut Merah dan Laut Tengah di sebalah barat daya. Luas keseluruhan Benua Asia mencapai 44/936.000 KM2.
Keadaan alam dan iklimnya di Benua Asia berdasarkan keadaan fisiknya, Asia dapat dibedakana atas empat bagian berikut :
a.  Pegunungan lipatan  muda yang memanjang dari Laut Tengah menuju Turki. Kemudian, berlanjut ke Pegunungan Kaukasus. Pegunungan lipatan muda ini berakhir di Laut Banda.
b. Plato Tua yang meliputi Plato Arabia di sebelah timur Arab dan Plato Dekkan di India.
c.  Dataran Rendah Utara meliputi Siberia dan dataran Turuan di Rusia.
d. Daeah dataran rendah dan lembah sungai yang meliputi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tigris, Efrat, Indus, Gangga, BrahmaPutra, Irawadi, Mekong, Yangtse dan Hung Ho.
 Benua Asia merupakan tempat bertemunya dua jalur pegunungan dunia, yaitu Sabuk Meidterania dan Sabuk Pasifik. Tidak mengheranjan jikalau di daerah ini terdapat banyak gunung api.
 Variasi iklim di benua ini dipegaruhi oleh tiga faktor. Pertama, luasnya daratan. Kedua, pegunungan Himalaya yang membujur dari arah barat ke timur. Ketiganya adalah garis balik utara.
Berdasarkan faktor diatas, iklim Benua Asia dapat dibagi menjadi lima bagian atau jenis sebagai berikut :
a.  Iklim tropis, ditandai oleh curah hujan yang tinggi, suhu dan kelembapan tinggi sepanjang tahun.
b. Iklim sedang atau sub tropis, ditandai oleh adanya empat musim, yaitu panas, gugur, dingin dan semi.
c.  Iklim kontinental/ kutuk, ditandai denga musim dingin yang berkepanjangan dan musim panas yang singkat.
d. Iklim gurun, ditandai oleh variasi suhu yang sangat ekstrim dan curah hujan sangat rendah.
Flora dan fauna kawasan ini dipengaruhi oleh kedaan iklim. Berdasarkan kondisi iklimnya, flora dan fauna di Asia dapat dibedakan menjadi lima jenis berikut :
a.  Hutan hujan tropis.
b. Hutan musim yang terdapat di daerah iklim sub tropis.
c.  Padang rumput  atau stepa, terdapat di daerah relatif kering.
d. Gurun terdapat di daerah panas.
Penduduk Asia terdiri dari bermacam-macam ras, yaitu Kaukasoid, Mongoloid, dan Negroid. Bahasa yang digunakan penduduk Asia sangat beragam. Hampir setiap suku mempunyai bahasa sendiri. Walaupun demikian, bahasa-bahasa tersebut berasal dari rumpun yang sama.
Agama dan kepercayaan yang dianut oleh penduduk Asia sangat beragam. Agama yang banyak dianut oleh penduduk adalah Agama Islam, Hindu, Budha, Katholik, Kristen, Katolik, Protestan, Kong Hu chu.
Jumlah penduduk benua ini pada pertengahan tahun 2006 mencapai 3.968 juta jiwa. Pertumbuhan penduduk pada tahun yang sama sekitar 1.2% per tahun. Persebaran penduduk Asia tidak merata. Makao dan Singapura adlah Negara dengan kepadatan penduduk tertinggi. Mongolia adalah negara dengan kepadatan penduduk terendah.
Aktifitas ekonominya bervariasi.  Seperti pertanian, tambang, industri.
Contoh negara: yang berada pada kawasan Asia Tenggara seperti indonesia.
2.    Benua Eropa
Benua Eropa terletak pada posisi 80oLU – 35oLU dan 9oBB – 60oBT. Benua ini dipisahkan dari Benua Asia oleh pegunungan Ural, Laut Kaspia, dan Pegunungan Kaukasus. Di sebelah selatan Laut Tengah (Laut Mediterania) lyang memisahkannya dengan benua Afrika. Di sebelah Barat, Eropa dibatasi oleh Samudra Atlantik. Di Utara, dibatasi Laut Artik. Benua Eropa merupakan Benua terkecil kedua setelah Australia.
Keadaan alamnya dapat dibedakan menjadi tiga wilayah:
a.       Pegunungan tua di baian utara, meliputi pegunungan yang terdapat di Norwegia, Swedia, Finlandia, Skotlandia, Irlandia, dan Eslandia.
b.      Dataran Rendah Rusia, meliputi dataran rendah Eropa yang terdapat di sepanjang pantai Laut Utara.
c.       Pegunungan lipatan muda di bagian selatan, pusatnya berada di Pegunungan Alpen di Swiss dan Australia.
Benua Eropa terletak di Lintang tinggi. Karena itu, Eropa dipengaruhi iklim subtropik. Keberadaan pegunungan dan lautan turut mempengaruhi keadaan iklim Eropa.
Di sebelah utara terutama yang beriklim dingin, tumbuh tundra dengan berbagai jenis lumut dan rumput pendek. Di wilayah ini banyak ditemui rusa kutub dan srigala. Sebelah selatan, termasuk Norwegia, Swedia, Finlandia, dan Rusia bagian barat, ditutupi tumbuhan berdaun jarum seperti cemara.
Hutan campuran yang merupakan hutan gugur daun terdapat di lereng-lereng pegunungan, di sekitar laut Tengah, serta Eropa bagian barat dan tengah.
Penduduk Eropa termasuk kedalam ras Kaukasoid dengan berbagai jenis suku bangsa. Suku bangsa utamanya adalah suku bangsa Nordik, Alpen, dan Mediterania serta Slavia. Sebagian besar penduduknya beragama Katolik Roma dan Protestan juga islam dan yahudi.
Jumlah penduduk pada pertengahan tahun 2006 mencapai 732 juta . pertumbuhan penduduknya -0,1% pertahun. Rusia merupakan negara terbanyak penduduknya, dan Manako paling sedikit penduduknya.
Negara-negara di Eropa merupakan negara maju dengan tingkat pendapatan yang tinggi. Karena Eropa dikenal sebagai wilayah industri, meskipun begitu, disini juga terdapat daerah pertanian yakni dataran rendah Eropa, dataran rendah Rusia, sekitar lembah sungai, dan sepanjang pantai Samudra Atlantik.
Contoh negara : Inggris (England), Jerman.
3.    Benua Amerika
Terletak pada posisi 83oLU – 55oLS dan 170oBB – 35oBB. Sebelah utara berbatasan dengan Laut Artik. Di sebelah selatan berbatasan denganbenua Antartika, sebelah barat berbatasan dengan Samudra Pasifik, sebelah timur berbatasan dengan Samutra Atlantik.
Keadaan alam benua Amerika dapat dibedakan atas beberapa bagian berikut :
a.       Pegunungan tua di sebelah barat. Pegunungan ini membujur dari arah utara, yaitu Alaska sampai pulau Tierra del Fuego di selatan. Di wilayah ini terdpat Grand Canyon dan Great Basin. Selain itu terdapat juga serangkaian dataran tinggi (Plato) seperti Plato Yukon di utara, Plato British Columbia.
b.      Dataran rendah di sebelah timur jalur pegenungan. Daerah ini merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan dataran rendah danau seperti dataran rendah Danau Superior, Michigan, Huron, Erie.
c.       Dataran tinggi di sebelah timur. Diantara hamparan dataran rendah, disebelah timur benua ini terdapat dataran tinggi seperti Labrador dan Perisai Kanada di Kanada.
Berdasarkan posisinya, iklim benua ini dpaat dibedakan sebagai berikut :
a.       Iklim kutub (daerah paling utara)
b.      Iklim sedang atau subtropis. (terdapat di daerah bagian selatan iklim kutub)
c.       Iklim tropis (meliputi Amerika tengah, dan Amerika Selatan)
d.      Iklim semi gurun (daerah dibalik pegunungan)
Variasi iklim mempengaruhi kehidupan flora dan fauna Amerika. Di Amerika terdapat banyak hutan jarum terutama di Kanada, pantai Barat Amerika Serikat, serta Argentina bagian selatan.
Fauna yang hidup di sini juga bervariasi, seperti beruang kutub, karibau, anjing laut, berang-berang, beruang hitam, rusa, serigala, dan rubah.
Penduduk aslinya adalah suku Eskimo (hidup di daerah Artik) dan Indian (pedalaman). Jumlah penduduk pada tahun 2006 mencapai 888 juta jiwa.
Hasil perkawinan orang Eropa dengan orang Indian disebut dengan mestizo. Keturunan perkawinan orang kulit putih dengan orang negro disebut mulato. Keturunan orang negro dengan indian disebut zambo.
Dilihat dari pendapatan perkapita, US dam Kanada merupakan negara dengan tingat pendapatan perkapita tertinggi.
Kegiatan ekonomi antara Amerika Utara dan Latin (tengah dan selatan) agak berbeda. Amerika Utara di dominasi oleh jasa dan industri. Dan di daerah Latin, pertanian masih dominan.
Jenis tanamannya adalah gandum, jagung, kapas, barley, sayuran, dan buah. 
Contoh negara : Amerika Serikat dam Mexico.
4.    Benua Afrika
Benua Afrika terletak sekitar 35oLU - 35oLS dan 20oBB – 50o BT. Afrika merupaka benua terluas kedua setelah Asia. Sebagian besar benua ini adalah daratan. Di sebelah utara berbatasan dengan laut Tengah, di sebelah selatan dan timur wilayahnya berbatasan dengan Samudra Atlantik, dan di sebelah timur laut berbatasan dengan Laut Merah. Dengan Benua Asia, Afrika di hubungkan dengan Terusan Suez. Dengan Benua Eropa, Afrika di hubungkan dengan Selat Sisilia dan Gibraltar.
Keadaan alam benua afrika terdiri dari relief-relief berikut :
a.    Wilayah Pegunungan, seperti pegunungan Atlas dan pegunungan Drakens.
b.    Wilayah Plato,di Afrika barat terdapat Plato Fauta, di sebelah tengah terdapat Plato Jos, Adamaous.
c.    Wilayah Rift valley, wilayah ini dimulai dari Anatolia (Turki) membentang melalui lembah Yondan dan Laut Mati. Kemudian bergerak ke arah selatan ke danau turkana, danau victoria, dan danau malawi. 
d.   Kawasan Ledok (basin), membentuk daerah aliran sungai, rawa, dan gurun, seperti Basin Sungai Niger.
e.    Wilayah Dataran Pantai, Plato-Plato yng memagari benua ini membentuk dataran pantai yang sempit.
Wilayah Afrika  banyak ditutupi oleh gurun, dan gurun yang terbesar di utara Afrika adalah Gurun Sahara, dan bagian tengah Gurun Kalahari.
Jumlah penduduknya pada tahun 2005 mencapai 924 juta jiwa, dan memiliki angka pertumbuhan oyang tinggi (2,3% pertahun).
Afrika memiliki empat suku bangsa, yakni:
a.       Orang hamit berdiam diri di bagian utara dan timur laut, seperti orang Beber, Arab, Mesir, Tuareg, dan Fulani
b.      Orang negro, sekitar 70% penduduknya dalah orang negro
c.       Orang ras khusus yang masih primitif, seperti ras pygmy, ras bushmen ras hottentot.
d.      Orang Eropa yang berkulit putih.
Sebagian besar masyarakatnya masih bergantung pada pertanian. Perindustriannya belum berkembang dengan baik. Selain pertanian, terdapat juga hasil pertambangan seperti emas, minyak bumi, tembaga, intan dan bijih besi.
Contoh negara : Mesir, dan Afrika Selatan.
5.    Benua Australia
Merupakan benua uterkecil di dunia. Secara administratif, wilayahnya terbagi menjadi tujuh, yakni:
a.       New south wales dengan ibu kota Sidney,
b.      Victoria dengan ibu kota Melbourne
c.       Queensland dengan ibu kota Brisbane
d.      Tasmania dengan ibu kota Hobart
e.       Australia barat dengan ibu kota Perth
f.       Australia utara dengan ibu kota Darwin.
Australia merupakan benua yang terletak di bagian belahan bumi selatan. Secara astronomis terletak pada 10oLS – 44oLS dan 113oBT – 154oBT. Secara geografis, sebelah utara berbatasan dengan Laut Timor, Selat Torres dan Laut Arafuru, sebelah selatan berbatasan dengan selat Bass dan Samudra Hindia, sebelah barat, berbatasan dengan Samudra Hindia, dan di sebelah timur berbatasan dengan Laut Koral dan Laut Tasman.
Contoh negara : Selandia Baru.